MANOKWARI, cahayapapua.id- Pemerintah Kabupaten Manokwari bersama unsur TNI dan Polri melaksanakan kegiatan pembersihan kota secara rutin sebagai tindak lanjut instruksi Presiden Republik Indonesia dalam mendukung Gerakan Indonesia Asri (aman, sehat, rapi, dan indah).
Kegiatan pembersihan kota ini dilaksanakan pada Jumat (20/2/2026) di Pasar Sentral Sanggeng. Aksi gerakan bersih kota dipimpin langsung oleh Bupati Manokwari, Hermus Indou, bersama Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, dan Dandim 1801 Manokwari, Letkol Inf Dafit Sirait, serta diikuti seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manokwari sebagai wujud pelaksanaan instruksi Presiden.
Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, menyebutkan kegiatan pembersihan kota merupakan tindak lanjut dari instruksi Prabowo Subianto yang memerintahkan seluruh kepala daerah untuk menjaga kota masing-masing agar tetap asri, aman, sehat, rapi, dan indah. Instruksi tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui gerakan kebersihan bersama di Manokwari.
Ia menjelaskan, ke depan kegiatan pembersihan kota akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat dengan konsep “Jumat Bersih”. Lokasi kegiatan akan berpindah-pindah di wilayah Kota Manokwari agar seluruh kawasan dapat terjangkau secara merata.
Wakil Bupati menegaskan, kegiatan ini melibatkan unsur TNI, Polri, aparatur sipil negara (ASN), serta masyarakat. Pada pelaksanaan perdana, partisipasi masih didominasi personel TNI, Polri, dan ASN, namun keterlibatan masyarakat umum sudah mulai terlihat dan dinilai cukup mewarnai kegiatan.
“Kalau dilakukan secara rutin, masyarakat akan semakin memahami bahwa ini merupakan kegiatan berkelanjutan dan bagian dari perintah langsung Presiden. Tujuannya agar kota kita rapi, indah, sehat, dan menyenangkan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup bersih, khususnya tidak membuang sampah sembarangan. Berdasarkan survei pemerintah pusat, sampah di sungai dan laut bukan terjadi secara tiba-tiba, melainkan akibat kebiasaan membuang sampah di pinggir sungai atau tempat yang tidak semestinya.
“Ketika hujan turun, sampah-sampah itu terbawa ke sungai dan bermuara ke laut. Kondisi ini sangat memprihatinkan, terutama di kota-kota wisata yang menjadi perhatian Presiden,” katanya.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Manokwari memilih bergerak cepat dengan memulai gerakan bersih kota sejak sekarang sebagai langkah pencegahan dan pembentukan kesadaran kolektif masyarakat. Sampah-sampah yang tidak dapat terurai akan dikumpulkan dan dikelola dengan baik, disertai edukasi berkelanjutan kepada masyarakat.
Sementara itu, Bupati Manokwari, Hermus Indou, mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan.
“Manokwari ini adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga kebersihan lingkungan masing-masing dan rawat kota ini dari sampah,” tegas Hermus.
Di akhir kegiatan, pemerintah daerah berharap gerakan bersih kota dapat terus berjalan secara konsisten demi terwujudnya Kota Manokwari yang bersih, asri, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
PSR-CP
