MANOKWARI, cahayapapua.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Manokwari menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) II tahun 2025 di Manokwari, Sabtu (28/6/2025)
Kegiatan ini menjadi forum tertinggi dalam organisasi untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan periode sebelumnya sekaligus memilih ketua baru dan menyusun program kerja ke depan.
Dalam laporan Ketua Panitia, Patrix Barumbun, disampaikan bahwa Peradi dibentuk untuk menegakkan hukum, keadilan, dan kebenaran, serta melindungi hak asasi manusia. Muscab digelar untuk memperkuat peran strategis organisasi di tengah dinamika sosial dan tantangan hukum di era digital.
Acara ini dihadiri para anggota Peradi, pemerintah daerah, dan perwakilan organisasi pendukung seperti Komite Akbar Indonesia dan Persatuan Advokat Indonesia. Pemerintah Kabupaten Manokwari turut memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan ini.
Ketua DPC PERADI Manokwari, Demianus Waney, dalam sambutannya menekankan pentingnya momentum Muscab sebagai sarana merumuskan gagasan baru bagi kemajuan organisasi, termasuk memperkuat kerjasama lintas sektor seperti pengadilan, kejaksaan, dan kepolisian.
“Musyawarah ini membahas pemulihan informasi dan respons terhadap isu-isu baru, dengan langkah dan pemikiran yang juga harus baru,” ujar Ketua DPC.
Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah tantangan di kalangan generasi muda, khususnya terkait penyalahgunaan narkoba. Advokat diharapkan tidak hanya aktif dalam ranah hukum formal, tetapi juga hadir dalam isu sosial dan edukasi masyarakat.
Bupati Manokwari, Hermus Indou dalam arahannya yang dibacakan oleh Plt Kepala Dinas Pertanian Manokwari, Serdion Rahawarin mengapresiasi kontribusi DPC Peradi dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan para penegak hukum.
“Advokat harus terus meningkatkan kompetensi dan integritas, dan edukasi hukum harus diperluas ke seluruh lapisan masyarakat. Ini bagian dari upaya membangun Manokwari yang mandiri dan sejahtera dalam bingkai Otonomi Khusus Papua,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Peradi yang diwakili oleh Koorwil Peradi Papua Barat, Jimmy Ell, menyampaikan bahwa Musyawarah Cabang merupakan forum tertinggi organisasi untuk mengevaluasi perjalanan kepengurusan dan memilih kepemimpinan baru yang solid dan visioner.
“Soliditas, regenerasi kepemimpinan, dan peningkatan kualitas advokat merupakan pilar utama dalam memperkuat peran DPC dalam penegakan hukum,” ungkapnya.
Muscab II DPC Peradi Manokwari ini diharapkan melahirkan keputusan-keputusan strategis yang dapat membawa organisasi lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta tantangan hukum ke depan.
PSR-CP
