Pos Belanja Dipangkas, DPRK Manokwari Dorong Optimalisasi PAD yang Belum Tergarap

MANOKWARI, cahayapapua.id- Pemerintah melakukan efisiensi di semua sektor yang berimbas pada pemangkasan sejumlah pos belanja. Menyiasati kondisi ini, DPRK Manokwari menyarankan Pemda mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kalau kami DPR mengikuti apa yang sudah diperintahkan oleh pusat terkait dengan pemotongan anggaran. Karena kita tahu bahwa pusat mempunyai program makan gratis buat anak sekolah,” ujar Wakil Ketua 1 DPRK Manokwar, Suryati Faisal, Selasa (11/2/2024).

Menurut Suryati, salah satu solusi efisiensi adalah meningkatkan PAD. Beberapa potensi yang belum tergali harus segera dioptimalisasi.

Suryati juga mengimbau pemerintah daerah memberi skala prioritas pada anggaran yang. Pos belanja harus berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ia juga mengungkapkan sesuai dengan pernyataan Bupati terpilih yang menyatakan akan ada penyesuaian anggaran. Sehingga nanti pada saat penyesuaian anggaran DPR juga akan dilibatkan karena pemotongan ini terjadi pada saat APBD sudah dditetapkan.

“Dan kita masih melihat bagimana mekanismenya apakah melalui rapat paripurna atau tidak. Karena ini hal yang baru terjadi di seluruh Indonesia. Nanti kita lihat turunan juknis seperti,” ucapnya.

Sementara untuk peningkatan PAD, pihaknya akan berkolaborasi dan mendorong penggunaan sistem seperti apa untuk bisa meningkatkan PAD.

“Oleh karena sumber PAD kita sendiri itu banyak. Cuma tidak terkelola secara baik, dan inilah tugas dari DPR bagiamana membuat PAD meningkat di periode yang baru ini,” pungkasnya.

 

 

PSR-CP