MANOKWARI, cahayapapua.id- Puskesmas Tanah Rubuh di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, masih mengalami kekurangan tenaga kesehatan (nakes). Hal ini menjadi kendala dalam memberikan pelayanan kesehatan optimal kepada masyarakat di 24 kampung yang menjadi wilayah kerjanya.
Kepala Puskesmas Tanah Rubuh, Mikael Osok, menjelaskan saat ini pihaknya hanya memiliki 26 nakes, yang terdiri atas 9 perawat, 9 bidan, 1 petugas kesehatan lingkungan, 1 dokter umum, dan 1 dokter gigi.
Jumlah itu, kata dia, jauh dari jumlah ideal yang seharusnya mencapai 50 orang. Nakes yang ada pun harus melayani 24 kampung, termasuk wilayah Kabupaten Pegunungan Arfak.
“Itu (26 nakes) masih sangat kurang yang mana seharusnya ada 50 nakes,” ujar Osok, Jumat (24/5/2024).
Dia menambahkan, saat ini Puskesmas Tanah Rubuh hanya memiliki satu dokter umum yang sedang cuti untuk mengikuti pendidikan. Untuk itu, pelayanan kesehatan di puskesmas diprioritaskan bagi warga yang tinggal di sekitar puskesmas. Sementara, untuk warga di kampung-kampung terpencil, pelayanan dilakukan saat kegiatan posyandu.
Meski kekurangan nakes, Puskesmas Tanah Rubuh telah menjalankan 12 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan. Salah satu penyakit yang sering ditangani di puskesmas ini adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
PSR – CP













