MANOKWARI, cahayapapua.id – Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Papua Barat menggelar kegiatan forum koordinasi dengan para jurnalis di Aula Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Barat, Jumat (22/3/2024). Pertemuan membahas dua program unggulan BKKBN.
Kedua program itu yakni Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) serta percepatan penurunan stunting. Pelibatan insan pers dalam forum tersebut diharapkan bisa turut menggelorakan program ini.
Kepala Perwakilan BKKBN Papua Barat Philmona Maria Yarollo, mengatakan, pihaknya memiliki dua program besar. Pers kata dia, adalah mitra yang berperan penting dal menyosialisasikan visi misi BKKBN.
“Bangga Kencana terdiri dari beberapa indikator seperti, pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana. Ini sesuai dengan amanat UU No 52 tahun 2009,” jelasnya.
Menurutnya, BKKBN memiliki tugas untuk melaksanakan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga. Di tahun 2009, BKKBN mengemasnya dalam sebuah program. Dan terjadi perubahan dari waktu ke waktu,
“BKKBN dengan tagline ‘Dua anak Cukup’, lalu ada ‘Dua anak lebih Baik’, sehingga sekarang ini kita berbicara soalnya perencanaan keluarga. Oleh karena itu, BKKBN tidak berbicara soal mengatasi jumlah anak tetapi bagaimana merencanakan atau mengatur jumlah anak. Dengan begitu ibu sehat, anak pun sehat,” ujar Philmona
Sementara itu, program prioritas lainnya itu yakni percepatan penurunan angka stunting. Philmona menjelaskan, tahun 2024 merupakan tahun terakhir penilaian keberhasilan program percepatan penurunan stunting.
Kata Philmona, angka prevalensi stunting harus 14 persen tahun ini.
Ia menyebutkan, angka prevalensi stunting Papua Barat di tahun 2023 mengalami penurunan dibanding tahun 2022. Pada tahun 2022 ada di angka 30 persen. Kemudian tahun 2023 mengalami penurunan menjadi 24,8 Persen atau menurun sekitar 5,2 persen
“Ini kemudian menjadikan Provinsi Papua Barat menempati urutan kedua setelah Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan penurunan sebesar 8,1 persen,” katanya.
Philmona menambahkan, media menjadi mitra BKKBN selama ini. Sehingga program-program dari BKKBN dapat diterima oleh masyarakat.
“Pada kesempatan itu, kami juga meminta dukungan dari semua pihak agar di tahun 2024 ini, capaian program dari BKKBN bisa berjalan dengan maksimal,” pungkasnya.
PSR – CP
