BPJS Ketenagakerjaan Manokwari Tentukan Pemenang Paritrana Award 19 Februari

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id- Timsel BPJS Ketenagakerjaan Manokwari menggelar rapat persiapan ajang Paritrana Award tingkat Provinsi Papua Barat, Selasa (6/2/2024). Pemenang Paritrana Award 2024 akan ditentukan pada 19 Februari mendatang.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Manokwari, Chandra Frans Sitanggang mengatakan untuk timsel Paritrana Award sebelumnya telah ditunjuk berdasarkan SK Gubernur Papua Barat.

“Jadi timsel tingkat provinsi ini disebut dengan tim sembilan dimana di dalamnya berisikan sembilan orang yang nantinya akan melakukan penilaian dan seleksi terhadap beberapa kategori yang diperlombakan dalam Paritrana Award tingkat provinsi,” ujar, Chandra.

Chandra menyampaikan, Paritrana Award merupakan ajang penghargaan yang diberikan oleh Presiden RI kepada pemerintah provinsi, kabupate/kota, pelaku usaha skala besar dan menengah, usaha sektor layanan publik dan usaha mikro, yang mendukung penuh pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Chandra menjelaskan, untuk tahapan penilaian dan seleksi Panitrana Award akan dimulai dari tingkat provinsi untuk kategori pemerintah kabupaten, pelaku usaha, sektor keuangan, sektor pendidikan, sektor kesehatan, infrastruktur, manufaktur, usaha kecil mikro dan desa atau kampung. Dan nanti Timsel tersebut melakukan penilaian terhadap tujuh kabupaten/kota di Papua Barat.

“Tim sembilan yang akan melakukan penilaian dan menentukan pemenang Panitrana Award tingkat provinsi berdasarkan masing-masing kategori ini. Lalu pemenang dari tingkat provinsi ini kemudian akan mewakili papua Barat dalam Paritrana Award tahun 2023 tingkat nasional,” katanya.

Berdasarkan SK Gubernur, tim sembilan Papua Barat diketuai oleh Sekda Provinsi Papua Barat dengan Sekreataris Kepala BPJS Ketenagakerjaan Manokwari. Dengan anggotanya ada Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Papua Barat mewakili unsur pemerintah, Ketua DPD Apindo mewakili unsur pengusaha, Kepala SPSI mewakili unsur pekerja.

Kemudian ada, Kabid Hubungan Perindustrian Disnakertrans Papua Barat mewakili ahli jaminan sosial, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Papua (Unipa) mewakili ahli ekonomi, Kepala Biro Hukum Papua Barat mewakili ahli hukum, Asisten II Bidang Kesejahteraan dan Pembangunan Setda Papua Barat mewakili ahli kebijakan publik.

“Sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan dari Kementerian PMK untuk tahap wawancara dan tahap penentuan pemenang seharusnya selesai tanggal 15 Februari. Namun karena adanya Pemilu, wawancara dilakukan tanggal 19 Februari ini juga sekaligus penentuan juara dari masing-masing kategori,” jelas Chandra.

Chandra menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan optimistis bahwasanya Pemprov Papua Barat bisa melanjutkan tradisi menjadi pemenang pada Paritrana Award tahun 2023. Karena Pemprov Papua Barat sudah memperoleh kemenangan selama empat tahun berturut-turut.

“Paritrana Award 2023 pesaingnya semakin sengit dengan jumlah provinsi sudah bertambah dari 34 menjadi 38 provinsi karena penambahan empat provinsi di Tanah Papua. Kita berharap dengan adanya kabupaten-kabupaten baru ini, Papua Barat bisa jadi pemenang Paritrana Award. Sebelumnya selalu Kabupaten Raja Ampat yang jadi pemenang dengan membawahi nama Provinsi Papua Barat, tapi sekarang kabupaten tersebut sudah ikut di Provinsi Papua Barat Daya,” tuturnya.

PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *