MANOKWARI, cahayapapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou melantik lima kepala distrik baru, Kamis (21/12/2023). Kelima kepala distrik ini adalah hasil pemekaran 2023.
Adapun lima kepala distrik yang dilantik yakni Muhammad Ali Syamsul dilantik sebagai Kepala Distrik Masni, Markus Mandacan dilantik sebagai Kepala Distrik Masni Utara, Yustinus Dowansiba dilantik sebagai Kepala Distrik Moruj Mega, Simon Meidotga dilantik sebagai Kepala Distrik Wasirawi, Septer Wonggor dilantik sebagai kepala Distrik Mokwam, Andarias Sayori dilantik sebagai Kepala Distrik Prafi, Amos Rumsayor dilantik sebagai Kepala Distrik Manokwari Timur, Slamet Sudaryono dilantik sebagai Kepala Distrik Aimasi.
Dengan demikian dilantiknya kepada distrik baru maka kabupaten Manokwari telah resmi memiliki 14 distrik. Sebelum pemekaran hanya ada 9 distrik, 9 kelurahan dan 164 kampung
Bupati Manokwari, Hermus Indou mengatakan, pembentukan 5 distrik baru di Kabupaten Manokwari merupakan bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Manokwari dalam rangka memberikan pelayanan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menuturkan, perjalanan panjang pengusulan pembentukan distrik baru tersebut telah diusulkan dari tahun 2010. Pengusulan itu akhirnya disetujui di tahun 2023.
“Berbagai tantangan dan perubahan regulasi sehingga terdapat kendala dan perubahan persyaratan yang harus dipenuhi untuk memenuhi unsur kelayakan. Namun dengan ketangguhan dan ketulusan serta dukungan dari semua pihak maka pada hari ini kita dapat bersama-sama hadir untuk menyaksikan pelantikan kepala distrik dari 5 distrik baru tersebut,“ ungkap Hermus.
Hermus meminta kepada semua kepala distrik yang telah dilantik dan diambil sumpah baik distrik lama maupun listrik yang baru agar dapat memahami tugas dan fungsi seorang kepala distrik.
Di mana tupoksinya yakni melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, pembinaan Kampung dan kelurahan, pembangunan dan pimpinan kehidupan masyarakat penyelenggarakan koordinasi atas kegiatan instansi vertikal dengan dinas terkait di daerah dan instansi vertikal lainnya di dalam wilayah distrik
“Tentu bukan hal yang mudah untuk dijalankan. Oleh karena itu para kepala distrik harus mampu mengkoordinir dan menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat. Perlu menguasai karakteristik masyarakat kelurahan dan kampung yang akan saudara-saudara pimpin sehingga tugas dan pelayanan bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran,“ ujarnya.
Hermus juga menyampaikan bahwasanya kepala distrik yang telah dilantik adalah figur yang memiliki kemampuan dan wawasan untuk mengayomi. Kata Hermus, kepala ditarik juga harus orang yang bijaksana dalam menyalurkan aspirasi, serta dapat menjadi mitra kerja yang baik
“Oleh karena itu saya berharap saudara mampu membuktikannya dengan karya di dalam tugas dan saudara emban sebagai kepala distrik,“ tegas Hermus.
PSR-CP
