MANOKWARI, CahayaPapua.id – Bupati Manokwari, Hermus Indou, meninjau Pelabuhan Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Marampa di Kompleks Marampa, Kelurahan Sowi, Rabu (18/10/2023).
Hermus mengungkapkan Pelabuhan ASDP Marampa secara resmi dihibahkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menjadi aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari.
Ia menyatakan Pemkab Manokwari akan mengoperasikan pelabuhan ini sesuai dengan fungsinya, yaitu sebagai pelabuhan penyeberangan danau, sungai, antarkabupaten, serta antarpulau.
Saat ini, rute pelayaran melibatkan tiga kabupaten, yakni Manokwari-Biak Numfor dan Manokwari-Teluk Wondama, dengan rencana untuk menghubungkan juga kepulauan Yapen dan Waropen dalam tahap berikutnya.
Hermus berharap pelabuhan Pelabuhan ASDP Marampa menyediakan akses ekonomi seluruh masyarakat Manokwari. “Jadi, seluruh masyarakat kita yang mungkin akan menjual atau memperdagangkan hasil-hasil kebun dan juga hasil-hasil pertanian, bisa kita optimalkan semuanya,” ujarnya.
Ia menegaskan komitmen untuk memperbaiki fasilitas pelabuhan agar dapat memberikan pelayanan yang kompetitif kepada masyarakat. Partisipasi masyarakat juga diharapkan dalam menjaga dan mengamankan pelabuhan ini.
Pemerintah daerah juga berencana membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang akan menangani Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari operasional pelabuhan, termasuk penarikan retribusi dan pajak berdasarkan regulasi yang ada.
Plt. Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan, dan Perikanan Manokwari, Yosep Mandacan, menjelaskan meskipun masih ada beberapa kekurangan yang harus dipenuhi, operasional pelabuhan sudah memenuhi standar.
“Untuk operasionalnya sudah layak, jadi kapal sudah bisa sandar. Kita juga upayakan kapal sudah mulai beroperasi,” ucapnya.
PSR-CP
