Operasi Keselamatan Mansinam 2026, Pelanggaran dan Kecelakaan Lalu Lintas di Manokwari Menurun

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id- Satuan Lalu Lintas Polresta Manokwari mencatat pelaksanaan Operasi Keselamatan Mansinam 2026 yang berlangsung selama 14 hari berjalan efektif dalam menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban lalu lintas menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

‎Kasat Lantas Polresta Manokwari, IPTU Nurfah, menjelaskan bahwa dalam Operasi Keselamatan Mansinam tersebut pihak kepolisian lebih mengedepankan kegiatan preemptif sebagai langkah pencegahan, melalui penyebaran brosur, leaflet, dan stiker keselamatan berlalu lintas sebanyak kurang lebih 206 lembar. Selain itu, edukasi keselamatan berlalu lintas juga disampaikan melalui media sosial.

‎Sosialisasi secara langsung turut dilaksanakan ke sekolah-sekolah, khususnya sekolah dengan jumlah siswa besar seperti SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2 Manokwari.

‎“Kegiatan edukasi ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan kesadaran berlalu lintas, terutama di kalangan pelajar,” ujar IPTU Nurfah kepada media di Manokwari, Rabu (18/2/2026).

‎Terkait pelanggaran lalu lintas selama Operasi Keselamatan, IPTU Nurfah menyebutkan bahwa pelanggaran paling dominan masih didominasi oleh pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI.

‎Tercatat sekitar 183 kasus pelanggaran tidak menggunakan helm SNI, dengan total kendaraan roda dua yang terjaring sebanyak 272 unit, disertai berbagai jenis pelanggaran lainnya.

‎Sementara itu, untuk kendaraan roda empat, tercatat sekitar 20 pelanggaran tidak menggunakan sabuk pengaman. Seluruh pelanggaran tersebut diberikan sanksi berupa teguran.

‎Berdasarkan data kepolisian, jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas selama Operasi Keselamatan tahun ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan Operasi Lilin tahun 2025. Pada akhir tahun lalu, angka kecelakaan sempat mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

‎“Dari rangkaian kegiatan preemptif dan penegakan yang telah dilaksanakan, terjadi penurunan angka pelanggaran dan kecelakaan, dan ini patut kita syukuri,” katanya.

‎Selama operasi berlangsung, tercatat delapan kejadian kecelakaan lalu lintas dengan korban luka berat dan luka ringan. Barang bukti kendaraan yang diamankan berjumlah sekitar 14 unit, yang didominasi oleh pengendara usia sekolah.

‎Kasat Lantas juga mengimbau peran aktif para orang tua untuk mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama menjelang dan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri.

‎Selain itu, pihak kepolisian akan mengantisipasi potensi sahur on the road dan balap liar melalui patroli rutin dan pembentukan tim gabungan, khususnya di titik rawan seperti kawasan Kampung Makassar.

‎Pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat agar meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama Ramadan hingga Idul Fitri.

 

PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *