MANOKWARI, cahayapapua. id- Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan telah banyak memberikan manfaat kepada masyarakat. Dengan program JKN, berobat menjadi lebih mudah.
Hal ini dirasakan oleh salah satu peserta JKN, Martha Wayom Naa (25) peserta dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI JK). Martha dengan antusias menceritakan pengalamannya saat mengakses layanan kesehatan dengan memanfaatkan program JKN untuk melahirkan anak pertamanya dan persiapan persalinan anak kedua.
”Kami sekeluarga sudah terdaftar sebagai peserta JKN dan khususnya saya sendiri sudah beberapa kali berobat ke puskesmas menggunakan kartu JKN. Saat kehamilan pertama mulai kontrol rutin di puskesmas hingga melahirkan di rumah sakit memanfaatkan program JKN. Pada kehamilan kedua ini juga tetap memanfaatkan program JKN,” ungkapnya.
Diakuinya, bahwa kehadiran Program JKN sangat bermanfaat baginya dan keluarganya. Ia juga memuji pelayanan yang diberikan baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL).
Ia merasa semua perlakuan yang diberikan ke pasien sama. Tidak ada perbedaan dengan pasien lainnya.
“Pelayanan yang saya dapat saat melahirkan di rumah sakit sangat bagus. Petugasnya ramah dan tanggap kepada pasien. Saat jadwal kunjungan ke pasien juga tidak pernah terlambat dan yang lebih penting lagi kami diinformasikan untuk segera mendaftarkan bayi yang baru lahir agar mempunyai jaminan kesehatan sejak lahir,” tuturnya.
Ia mengapresiasi kehadiran program JKN yang telah banyak membantu masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan dengan mudah dan tidak perlu khawatir dengan biaya pelayanannya.
Ia sendiri telah merasakan hal tersebut. Kata Martha, seandainya belum terdaftar sebagai peserta JKN pasti akan merogoh kocek yang cukup besar selama kehamilan hingga persalinan.
”Dengan menjadi peserta JKN saya merasa sangat terbantu selain dari segi finansial juga administrasinya yang mudah. Kalau tidak ada program JKN pasti saya akan mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk persalinan yang pertama dan yang akan datang. Selain itu, saya juga cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat daftar berobat dan langsung dilayani. Menjadi peserta JKN juga bisa berobat dimana saja dan tidak terbatas asal sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Hari ini saya baru mau pindahkan tempat berobatnya karena sudah pindah domisili dan tidak perlu cetak kartu juga karena sudah terintegrasi dengan Nomor Identitas Kependudukan (NIK),” tuturnya.
Ia juga mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan. Melalui program yang dihadirkan untuk masyarakat agar memiliki jaminan kesehatan sebagai perlindungan diri dan kemudahan akses layanan kesehatan saat dibutuhkan.
Ia berharap program ini terus berjalan karena sudah banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
”Terima kasih kepada Pemerintah dan BPJS Kesehatan telah memperhatikan masyarakatnya untuk memiliki jaminan kesehatan dari program JKN. Dengan memiliki jaminan kesehatan, kami tidak perlu khawatir ketika membutuhkan layanan kesehatan,” ucapnya.
Martha juga berharap, JKN akan semakin memudahkan masyarakat.
“Saya yakin dan percaya banyak masyarakat khususnya peserta JKN yang merasa dimudahkan dengan kebijakan terbaru hanya dengan menunjukan KTP sudah bisa dilayani, kalau sebelumnya setiap mau berobat harus menyiapkan kartu JKN ataupun KIS Digitalnya. Semoga BPJS Kesehatan terus berinovasi memberikan kemudahan untuk pesertanya,” tutupnya.
Rls/red










