Kunjungi Prafi-Aimasi, Hermus Ingin Pembangunan Dikebut di Distrik Pemekaran

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id– Bupati Manokwari Hermus Indou melakukan kunjungan ke distrik yang baru saja dimekarkan, yakni Distrik Aimasi dan Prafi, Senin, (15/1/2024). Hermus ingin pembangunan di distrik pemekaran dikebut lebih cepat.

“Akhir tahun 2023, Pemkab Manokwari telah berhasil mendapatkan pemekaran lima distrik. Dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia hanya Kabupaten Manokwari yang mendapatkan pemekaran distrik,” ungkap Hermus.

Di kesempatan itu, Hermus meresmikan Kantor Distrik Prafi yang baru. Di mana kantor Distrik Prafi yang lama dialihkan sebagai kantor Distrik Aimasi.

Menurut Hermus, pemekaran distrik implementasi dari program penataan daerah bawahan di Kabupaten Manokwari. Selain berhasil melakukan pemekaran lima distrik, Kabupaten Manokwari juga sedang memperjuangkan pemekaran 270 kampung.

“Pembentukan lima distrik baru tersebut sesuai Perda Kabupaten Manokwari Nomor 1 Tahun 2023. Distrik Mokwam pemekaran dari Distrik Warmare. Distrik Masni Utara dan Distrik Wasirawi pemekaran dari Distrik Masni. Distrik Aimasi pemekaran dari Distrik Prafi. Distrik Moruj Mega pemekaran dari Distrik Manokwari Utara,“ kata Hermus.

Lanjut Hermus, tujuan utama dari pemekaran distrik adalah memperpendek rentang kendali pemerintahan. Pemerintahan distrik adalah garda terdepan untuk melayani masyarakat sehingga terjadi akselerasi pembangunan.

“Pemekaran lima distrik sudah menjadi pergumulan dan juga perjuangan kita bersama-sama di Kabupaten Manokwari yang penantiannya cukup panjang,” ujarnya

Hermus juga mengatakan, sebelumnya untuk kelima kepala distrik sudah dilantik pada akhir tahun lalu. Sehingga, mulai hari ini operasional kelima distrik tersebut akan ditata secara bertahap. Pemkab Manokwari telah menyiapkan program-program pembangunan pada distrik-distrik yang baru terbentuk tersebut.

Proses pemekaran kelima distrik tersebut bukan hal mudah. Namun, kata Hermus semuanya diperjuangkan bersama-sama oleh pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Manokwari demi menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pemekaran distrik ini kita butuh surat dari Polres Manokwari dan surat dukungan dari KPU Manokwari. Kalau dua surat ini tidak ada maka distrik baru ini tidak bisa diresmikan. Begitu juga DPRD Manokwari yang telah menyetujui perda pemekaran distrik. Itu sesuatu kolaborasi dan kerjasama yang luar biasa,” pungkasnya.

PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *