MANOKWARI, cahayapapua.id- Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menekankan pentingnya pembangunan yang selaras dengan alam serta nilai-nilai kehidupan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam peresmian Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat dan Griya Berkah Insani Rumah Dinas Bank Indonesia Provinsi Papua Barat di Manokwari dengan penandatanganan prasasti, Sabtu (18/4/2026).
Peresmian ini turut dihadiri Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat, Setian.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat, saya menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia yang telah hadir dan berkontribusi dalam pembangunan di Tanah Papua,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan di Papua bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga memiliki makna mendalam yang berkaitan dengan sejarah, kehidupan, dan keberlanjutan lingkungan.
“Tanah ini bukan sekadar tempat berdiri, tetapi memiliki makna kehidupan yang harus dirawat bersama. Kita bekerja dengan jujur untuk mencapai tujuan bersama,” katanya.
Menurutnya, kehadiran Bank Indonesia merupakan bagian dari kebersamaan yang dibangun dengan rasa saling menghormati dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ia juga mengapresiasi pembangunan yang dilakukan dengan memperhatikan keseimbangan lingkungan serta karakter alam Papua.
“Kita tidak hanya membangun, tetapi juga menjaga harmoni dengan lingkungan, masyarakat, dan alam Papua yang harus kita lindungi bersama,” tuturnya.
Dominggus mengingatkan bahwa kondisi lingkungan di Papua memiliki tantangan tersendiri yang harus dijaga agar tidak menimbulkan bencana.
Ia menyebut, pembangunan di Papua Barat juga berkembang pesat dan saling terhubung dengan berbagai institusi penting di wilayah tersebut.
Ia juga menilai rumah dinas yang diresmikan tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga makna sebagai simbol kebersamaan, keadilan, dan kebangsaan.
“Ini menjadi salah satu wajah baru yang memperkaya tata ruang dan menjadi kebanggaan bersama,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan nilai-nilai kehidupan masyarakat.
Menurutnya, toleransi, kerukunan, persatuan, dan kesatuan harus terus dijaga dalam kehidupan masyarakat Papua Barat.
“Kita hidup bersama di tanah ini dan harus merawatnya bersama. Nilai kebersamaan itu juga tercermin dalam budaya kita,” ungkapnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah dan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia, dapat terus terjalin dalam mendukung pembangunan daerah.
“Pembangunan tidak hanya soal konstruksi, tetapi juga komunikasi, saling menghargai, dan semangat kebersamaan,” pungkasnya.
PSR-CP











