Pendaftaran Calon DPRK Manokwari: Doreri, Meyah, dan Hatam Sudah Ajukan Calon

MANOKWARI, cahayapapua.id – Pendaftaran calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari ke Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Papua Barat telah dibuka. Pendaftaran akan berlangsung selama empat hari.

Pendaftaran yang dimulai pada Jumat (19/7/2024) diawali suku Doreri, Meyah, dan Hatam. Sementara, suku Sough, Mansim/Boray, dan Moile belum mendaftar.

Sekretaris DAP Wilayah III Doberai, Zakarias Horota, menyatakan semua calon DPRK mendaftar dengan membawa berkas masing-masing yang kemudian diterima DAP untuk diserahkan kepada panitia seleksi (pansel) untuk diverifikasi.

“Calon DPRK mendaftar dengan membawa berkasnya masing-masing, kemudian kami terima dan selanjutnya Dewan Adat menyerahkan kepada pansel untuk menyeleksi berkas yang ada untuk diverifikasi,” kata Zakarias.

Zakarias menambahkan suku Doreri telah mendaftarkan 8 orang calon, suku Meyah 8 orang, dan suku Hatam 2 orang sesuai dengan musyawarah adat. Pendaftaran akan berlangsung hingga Selasa (23/7).

“Pendaftaran sudah dimulai hari ini dan besok, ditambah hari Senin dan Selasa. Jadi, kami beri waktu empat hari sehingga yang masih belum mendaftar kami harap bisa segera mendaftar besok,” ujarnya.

Setelah menerima berkas dari lembaga adat sesuai dengan tahapan yang ada, berkas calon anggota DPRK akan diserahkan kepada panitia seleksi untuk proses seleksi.

“Oleh karena itu, kami menghimbau kepada calon-calon yang sudah ditetapkan dalam musyawarah adat untuk mendaftar lebih cepat sehingga apabila ada berkas yang kurang bisa dilengkapi,” tuturnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Manokwari, Jaka Mulyanta, menambahkan setelah mendaftar, DAP akan menyerahkan berkas calon anggota DPRK kepada panitia seleksi tingkat kabupaten untuk diseleksi dan memilih delapan terbaik yang akan dijadikan anggota DPRK.

“Nanti ada lima anggota pansel kabupaten yang akan melakukan proses seleksi seperti wawancara, tes kesehatan, psikotes, dan sebagainya. Para calon anggota DPRK juga diwajibkan membuat makalah untuk dipaparkan pada pansel untuk penilaian,” jelas Jaka.

Dia juga mengungkapkan bahwa dari hasil seleksi, delapan anggota DPRK yang terpilih harus mencakup sekitar 30 persen perempuan.

 

PSR-CP