BKKBN Papua Barat Gandeng 4 Perguruan Tinggi dalam Penanganan Stunting

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id- Badan Kependudukan dan keluarga berencana nasional (BKKBN) Perwakilan provinsi Papua Barat menggandeng empat Perguruan Tinggi di Manokwari dalam penanganan stunting, Selasa (9/7/2024).

Dalam hal ini dilakukan penandatanganan kerjasama oleh Kepala BKKBN Papua Barat Philmona Maria Yarollo, bersama perwakilan empat Perguruan tinggi yaitu Universitas Caritas Indonesia, Stmik Kreatindo Manokwari, STT Erikson Tritt dan STIH Manokwari

Kepala BKKBN Papua Barat, Philmona Maria Yarollo mengatakan BKKBN di dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab mempunyai dua program prioritas yaitu program bangga kencana, kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga dengan sasarannya keluarga.

“BKKBN pusat diberikan mandat untuk menjadi ketua pelaksana program percepatan penurunan stunting, Sehingga dua program ini menjadi program prioritas bagi kami bkkbn di dalam melaksanakan program-program kami, “katanya.

Philmona menyampaikan BKKBN memiliki sasaran program yaitu keluarga. Maka dari itu, program-program yang dilakukan sasarannya mulai dari remaja, keluarga yang mempunyai anak balita, bahkan sampai dengan lansia ditambah juga dengan program-program penanganan percepatan penurunan stunting yang saat ini menjadi program prioritas pemerintah sejak tahun 2021.

Menurut Philmona, didalam penanganan stunting membutuhkan kerja bersama, kerja saling bersinergi dan berkolaborasi dengan semua lintasan sektor. Sehingga BKKBN di dalam melaksanakan tugasnya tidak dapat bekerja sendiri melainkan membutuhkan kerja bersama, membutuhkan dukungan dari semua mitra kerja.

“Sehingga pada kegiatan di hari ini kami juga melakukan penandatanganan kerjasama dengan empat perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Manokwari. Namun sebelumnya kami juga sudah melakukan penandatanganan kerjasama dengan universitas Papua termasuk di Sorong dengan UNIMUDA Sorong dan STIKES Papua Sorong, “ucapnya.

Philmona juga berharap dengan adanya kerjasama yang sudah disepakati dapat didukungan untuk bisa melakukan program-program BKKBN dengan sasaran remaja. Dan secara khusus untuk perguruan tinggi di dalam penanganan stunting Pihaknya mempunyai program yang namanya program mahasiswa penting.

“Jadi program Mahasiswa penting ini artinya mahasiswa peduli stunting, untuk UNIPA sudah 3 tahun berturut-turut kami selalu dipanggil pada saat mahasiswanya akan melakukan KKN, dengan harapan perguruan tinggi yang baru saja kami lakukan kerjasama bahwasanya mahasiswa-mahasiswa yang ada juga akan menjadi sasaran kami bersama di dalam pelaksanaan program baik itu khusus untuk program bangga kencana tetapi secara khusus juga untuk program stunting, “ungkap Philmona.

Sementara itu, Katanya Untuk program stunting ini sendiri program yang Pihaknya lakukan bersama dengan perguruan tinggi seperti mahasiswa penting. Dan ini sasarannya untuk mahasiswa yang akan melangsungkan KKN.

“Dengan demikian apabila di perguruan tinggi ada pelaksanaan program KKN, kami mohon untuk kami dapat diinformasikan, sehingga kami dapat memberikan sosialisasi berkaitan dengan peran mahasiswa itu sendiri di dalam mendukung program pemerintah dan secara khusus untuk percepatan penurunan stunting,”tuturnya.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan KKN mahasiswa akan bertemu secara langsung dengan masyarakat dan mereka akan bisa menginformasikan tentang program pentingnya stunting itu sendiri minimal mereka tidak menghadiri anak-anak stunting. Ini adalah tujuan dari pada kerjasama yang kita lakukan.

 

PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *