Kampanye di Fanindi, Alfons Manibui Soroti Realisasi Dana Otsus

MANOKWARI, cahayapapua.id- Calon anggota DPR RI Alfons Manibui melakukan kampanye tertutup bersama masyarakat Suku Ansus, Fanindi, Manokwari, Jumat (13/1/2024). Alfons berbicara banyak hal. Mulai dari dana otonomi khusus hingga hak-hak masyarakat OAP yang terabaikan.

Alfons Manibui disambut gembira masyarakat setempat. Ia disambut dengan prosesi adat taburan tifan dan tarian masyarakat adat Suku Ansus.

Kemudian dilanjutkan dengan prosesi injak piring saat hendak memasuki Sekretariat Lembaga Musyawarah Adat Suku Besar Serui Yapen – Waropen

Kepala Suku Besar Kepulauan Yapen di Manokwari, Otis Ayomi saat menyambut kedatangan Alfons Manibui menyatakan keyakinan akan terpilihnya Alfons Manibui sebagai anggota DPR RI pada Pemilu nanti. Menurutnya Alfons adalah sosok yang diyakini mampu memperjuangkan hak masyarakat kecil.

“Karena saya yakin Bapak Alfons Manibui bisa membawa aspirasi masyarakat Papua dan juga akan membawa perubahan bagi kita masyarakat Suku Ansus atau masyarakat dari Pulau Yapen Serui ini,“ ujarnya.

Sementara itu Alfons Manibui mengatakan, kunjungan ini merupakan rangkaian kampaye tertutup sekaligus bersilaturahmi secara langsung dengan warga. Alfons mengaku datang untuk memperkenalkan beberapa program yang bakal ia perjuangkan jika kelak duduk di parlemen.

“Saya hadir menjumpai keluarga besar sudara-saudara masyarakat di lingkungan Fanindi ini untuk bersilaturahmi dan berjumpa secara langsung supaya yang akan memilih itu mampu mengenal calonnya secara baik. Masyarakat bisa melihat sendiri secara langsung. Begitu juga dengan saya sebagai calon berharap dengan bisa ketemu langsung maka saya akan kenal masyarakat yang nantinya mungkin akan pilih saya,“ ujar Alfons.

Dalam kunjungan ini, Alfons menerima sederet aspirasi. Di antaranya terkait kesejahteraan dari sektor ekonomi, kesempatan untuk mengenyam pendidikan hingga dana otsus.

Diakui Alfons, selama ini pemerataan memang belum menyentuh secara adil. Masih banyak kebijakan yang tak berpihak pada rakyat kecil.

“Nah inilah yang akan kami perjuangkan nanti di DPR RI. Menyuarakan sesuatu yang selama ini kita rasa kurang adil. Adanya kebijakan yang kurang pas dengan kita punya keinginan dan harapan,“ tuturnya.

Lanjut Alfons, mengenai dana otsus, pada prinsipnya kata dia, dana otsus diperuntukkan bagi masyarakat terutama OAP. Tujuannya demi mendorong kesejahteraan.

“Seperti program pembangunan rumah bagi OAP, listrik gratis dan pendidikan gratis, saya kira ini harus sampai kepada mereka. Dengan demikian dana otsus ini akan dirasakan secara langsung oleh mereka,“ katanya.

Tetapi hingga saat ini dana otsus belum sepenuhnya menyentuh hajat hidup rakyat kecil.

“Ini akan menjadi salah satu fokus perjuangan kami. Dan otsus harus benar benar tersalur untuk menopang kesejahteraan rakyat,” katanya.

Ia juga menjelaskan, anggota DPR-RI diberikan tiga wewenang utama. Di antaranya kewenangan dalam membuat aturan, kewenangan untuk bersama pemerintah menyusun anggaran serta tugas dan tanggung jawab melakukan pengawasan terhadap semua proses pembangunan.

“Dari situlah kemudian akan terjabarlah tantangan yang kita punya seperti apa. Kemudian ada yang kita rasa kurang di hati. Dan secara garis besar perlu sesuatu yang lebih mengandung kepastian untuk menjamin bahwa sistem ini berjalan. Saya pikir itu yang kemudian harus kita wujudkan dalam tanggung jawab utama DPR RI,“ pungas Alfons.

PSR-CP