MANOKWARI, cahayapapua.id- Badan Kesatuan Bangsa Pemkab Manokwari menyalurkan bantuan kepada 537 tokoh agama. Bantuan senilai Rp5 juta per orang itu diserahkan secara simbolik oleh Bupati Hermus Indou, Rabu (13/12/2023).
Mereka yang menerima bantuan antar lain dari tokoh agama Islam, Hindu, dan Budha. Bupati Hermus Indou mengatakan bantuan yang diberikan merupakan wujud apresiasi Pemkab Manokwari kepada tokoh agama yang sudah membantu Pemkab dalam melayani seluruh masyarakat
“Tentu pelayanan ini tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja melainkan bapak/ibu juga turut serta membantu membangun Kabupaten Manokwari ini melalui tugas dan fungsi yang diemban. Tidak hanya itu bapak/ibu juga telah menghadirkan sukacita damai sejahtera keamanan untuk kita di Kabupaten Manokwari untuk kita nikmati sama-sama,“ ungkap Hermu
Menurut Hermus, nilai bantuan tak seberapa. Akan tetapi ini adalah wujud pelayanan pemerintah kepada seluruh pemuka agama.
“Nilainya cuma segini yang kita siapkan karena memang keterbatasan anggaran. Jadi uang yang sedikit ini yang ada kita distribusi, supaya pelayanan di seluruh segmen pembangunan itu bisa berjalan dengan baik,“ tuturnya.
Selain itu, menurut Hermus ini juga merupakan implementasi dari Manokwari sebagai kota religi dan juga pusat peradaban di tanah Papua.
“Karena itu saya pikir ini juga kita perlu yang memperhatikan para tokoh agama kita apalagi misi kita adalah Manokwari yang religius. Jadi kata religius ini menempati yang pertama sehingga apapun yang kita lakukan memang harus kita mendahulukan Tuhan dan juga hamba-hambanya. Tentu ini kita juga memberikan penguatan terhadap kapasitas dan juga peran dari para tokoh agama supaya dan sekaligus menjadi spirit untuk bapak/ibu semua supaya lebih giat lagi untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya ke depan,“ jelasnya.
Kepala Kesbangpol Kabupaten Manokwari, Jaka Mulyanta mengatakan tujuan penyerahan bantuan sosial agama untuk mewujudkan cita-cita menjadikan Manokwari sebagai mercusuar peradaban di tanah Papua dengan berlandaskan pada nilai-nilai kearifan lokal yang beradab religius.
“Penerima bansos terdiri dari agama Islam sebanyak 524 orang penerima yang terdiri dari imam masjid, marbot, guru ngaji dan pengurus jenazah, agama Hindu sebanyak 8 orang penerima, agama Buddha sebanyak 5 orang penerima. dengan demikian jumlah keseluruhan penerima bakso untuk agama Islam, Hindu, dan Budha berjumlah 537 orang penerima, “ pungkasnya.
Sementara itu Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Manokwari menyampaikan ungkap terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Manokwari atas bantuan sosial yang diberikan. Yang sebelumnya hanya diberikan kepada imam masjid, marbot, guru ngaji namun di tahun ini bantuan juga diberikan kepada pengurus jenazah.
PSR-CP










