Bupati Hermus Ingin REI Lebih Banyak Lahirkan Developer Muda di Manokwari

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.co.id- Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan, REI harus menjadi induk dalam melahirkan calon-calon developer tangguh. Hermus menyebut, lahirnya lebih banyak developer muda akan menjadi solusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Manokwari.

“Pemda Manokwari sangat mengapresiasi untuk program dan juga kegiatan pengembangan developer. Bagi saya sesuatu yang sangat penting dan luar biasa di mana kegiatan ini akan menghasilkan banyak ide dan juga gagasan. Bahkan rekomendasi-rekomendasi yang sangat yang dapat nantinya diimplementasi untuk kemajuan pembangunan di kabupaten khususnya Manokwari,“ tutur Hermus dalam memberi sambutan pada pelatihan developer yang digelar Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (REI) di Aston Niu Manokwari, Kamis (21/9/2023).

Menurut Hermus, pengembangan developer dapat menumbuhkan investasi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi ini kemudian akan berdampak pada penyediaan lapangan pekerjaan dan juga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hermus juga mengungkapkan bahwasanya pemerintah daerah mendukung developer yang ingin berinvestasi di Manokwari. Hal ini karena Investasi di Manokwari masih sangat kurang dan kegiatan industrinya pun kurang.

“Tidak hanya mendukung developer untuk berinvestasi, kami pun akan berupaya menyediakan lahan jika developer ingin memulai atau membangun bisnisnya, kalau pun ingin bangun hotel atau mall silakan,” tegasnya.

Oleh karena itu dirinya mengajak REI untuk sama-sama membangun sektor perdangangan dan jasa. Kata Hermus, jika dilihat dari segi pembangunan pihak swasta lebih tinggi ketimbang pihak pemerintah.

Ketua DPD REI Papua Barat, Julius Lois mengatakan pertumbuhan ekonomi secara nasional hampir mencapai 6 persen. Dan sektor properti akan begerak bagus ke depan.

Akan tetapi ia mengingatkan agar ini harus ditangkap sebagai peluang. Caranya yakni dengan menyiapkan lahan dan pembangunannya.

“Program yang dilaksanakan ini sangat luar biasa mulai dari pembebasan lahan sampai dengan proses untuk bagaimana menjadi rumahnya terbangun juga tata ruangnya bagus semua ada di dalam itu,“ ungkapnya

Julius mengemukakan, tahun sebelumnya pengembangan perumahan se tanah Papua sudah pernah mencapai 5.100 unit rumah bersubsidi. Namun sekarang sedikit menurun.

Akan tetapi Julius tetap optimistis angka itu bisa dicapai kembali. Karena tingginya antusiasme masyarakat, ditambah lahan yang masih cukup tersedia.

“Kami akan memulai kembali agar bisa mencapai 6.000 unit,“ ucap Julius.

PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *